3 TQT
1. Tahfizh Qur’an Tematik
Tahfizh al-Qur’an Tematik (TQT) merupakan Metode belajar menghafal dan memahami makna al-Qur’an berdasarkan tema dengan materi pembelajaran tentang kisah-kisah Nabi dan Rasul, kisah orang shalih terdahulu, tentang akhlaq dan tentang sains yang diaplikasikan untuk meningkatkan ketrampilan menghafalkan al-Qur’an dan memahami maknanya dan juga mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akan nilai-nilai karakter atau pesan-pesan moral yang ada dalam materi pembelajaran tersebut.
Materi Tahfizh al-Qur’an Tematik terdapat pesan-pesan moral diantaranya adalah Kesabaran, Tanggung jawab, Pemberani, dan lain sebagainya. Sebagai Penunjang pembelajaran metode Tahfizh al-Qur’an Tematik, perlu adanya dukungan belajar al-Qur’an lainnya sebagai langkah awal untuk belajar al-Qur’an, metode-metode tersebut diantaranya pertama adalah Metode Iqro’ yaitu membaca al-Qur’an yang menekankan pada pada pengenalan huruf al-Qur’an, Kedua Metode Ummi yaitu metode membaca al-Qur’an yang menekankan pada tahsin huruf al-Qur’an. Dengan metode tersebut sebagai langkah awal agar belajar dengan metode Tahfizh Qur’an Tematik lebih efektif.
Materi Tahfizh al-Qur’an Tematik:
| Kelas | Target Hafalan | |
|---|---|---|
| Kisah | Surat dan Ayat | |
| I | Nabi Nuh A.S | Q.S. Ash-Shaffat : 75-82 |
| Nabi Ibrahim A.S | Q.S. Ash-Shaffat : 83-98 | |
| Nabi Ibrahim A.S. dan Ismail A.S | Q.S. Ash-Shaffat : 99-113 | |
| Nabi Musa A.S dan Nabi Harun A.S | Q.S. Ash-Shaffat : 114-122 | |
| Nabi Ilyas A.S | Q.S. Ash-Shaffat : 123-132 | |
| Nabi Yunus A.S | Q.S. Ash-Shaffat : 139-148 | |
| II | Nabi Ibrahim A.S | Q.S Asy-Syu’araa’ : 69-104 |
| Nabi Nuh A.S | Q.S Asy-Syu’araa’ : 105-122 | |
| Nabi Hud A.S | Q.S Asy-Syu’araa’ : 123-140 | |
| Nabi Shalih A.S | Q.S Asy-Syu’araa’ : 141-159 | |
| Nabi Syu’aib A.S | Q.S Asy-Syu’araa’ : 176-191 | |
| III | Nabi Adam A.S | Q.S Al-A’raaf : 11-25 |
| Nabi Hud A.S | Q.S Al-A’raaf : 65-72 | |
| Nabi Shalih | Q.S Al-A’raaf :73-79 | |
| Nabi Nuh | Q.S Al-A’raaf : 80-84 | |
| Nabi Syu’aib A.S | Q.S Al-A’raaf : 85-93 | |
| IV | Nabi Nuh | Q.S Hud 36-49 |
| Nabi Hud A.S | Q.S Hud : 50-60 | |
| Nabi Sholih A.S | Q.S Hud : 61-68 | |
| Nabi Ibrahim A.S | Q.S Hud: 69-76 | |
| Nabi Musa A.S | Q.S Hud : 96-99 | |
| V | Nabi Daud A.S dan Nabi Sulaiman A.S | Q.S Al-Anbiyaa’ : 76--82 |
| Kisah Nabi Ayyub A.S dan Maryam | Q.S Al-Anbiyaa’ : 83-91 | |
| Qobil dan Habil | Q.S Al-Maidah : 27-31 | |
| Qorun | Q.S Al-Qashas : 76-84 | |
| Luqman | Q.S Luqman : 12-19 | |
| Kelas VI : Pemantapan materi Kelas 1-5 | ||
2. Tilawah Qobla Ta’allum (Membaca sebelum belajar)
Melihat perkembangan dunia teknologi pada saat ini, yang tidak selamanya berdampak positif, membuat para praktisi pendidikan terutama guru merasa khawatir. Salah satu kekhawatirannya adalah rendahnya minat baca siswa sekolah dan kegiatan membaca tidak menjadi perioritas di negeri ini. Dalam mewujudkan generasi melek literasi dan menumbuhkan minat baca siswa, maka SD ‘Aisyiyah membuat program TQT yakni Tilawah Qabla Ta’allum, yakni mengawali belajar dengan membaca buku.
Tujuan kegiatan tersebut di atas adalah:
- Menciptakan dan mengembangkan budi pekerti yang baik
- Menciptakan budaya membaca di sekolah
- Meningkatkan pengetahuan dengan membaca berbagai macam informasi bermanfaat
- Meningkatkan kepahamanpeserta didik terhadap suatu bacaan
- Membuat peserta didik berpikir kritis
- Memperkuat nilai kepribadian.
Quantum Teaching adalah sebuah metode belajar yang dinamis dengan melakukan interaksi bersama siswa. Guru dituntut untuk selalu melibatkan mereka dalam pembelajaran sebagai subjek, bukan objek. Tujuannya agar tercipta kegembiraan dalam belajar. Selain itu siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengutarakan pendapatnya di dalam kelas.
3. Terapkan Quantum Teaching
Quantum Teaching adalah sebuah metode belajar yang dinamis dengan melakukan interaksi bersama siswa. Guru dituntut untuk selalu melibatkan mereka dalam pembelajaran sebagai subjek, bukan objek. Tujuannya agar tercipta kegembiraan dalam belajar. Selain itu siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengutarakan pendapatnya di dalam kelas.
